3. Segala sesuatu diukur dengan uang (hal 14-15)
Segala ucapan dan aktifitas sehari-hari selalu diukur dengan uang. Bila tidak ada uang maka baginya tidak mau berjuang. Uang dijadikan barometer dan tujuan segalanya dalam hidup ini. Bahkan orang pandai dalam agama, fatwanya kurang diperhatikan karena dipandang tidak seberapa banyak punya uang. Tetapi mereka lebih menghormati dan mempercayai kepada orang yang banyak uang, sekalipun perilakunya jahat. Banyak mereka dihormati, disegani, karena kaya dan banyak pula para tokoh-tokoh agama yang dilecehkan karena tidak kaya.
Nabi saw bersabda:
“Manakala zaman akhir telah tiba, maka ukuran agama dan manusia adalah dirham dan dinar (uang).” (HR. Imam Thabrani)
No comments:
Post a Comment